Sembilanwartaglobal.com, Pesawaran — Terkait Perilakuan arogansi yang dilakukan salah satu oknum Pemerintah Desa Suka Jaya, Kecamatan Waykhilau kepada beberapa rekan media waktu lalu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Mengatakan dengan adanya kejadian tersebut yang sempat menjadi viral di berbagai media Online yang tergabung di organisasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Pesawaran. Dengan adanya prihal  pemberitaan kepala Desa yang arogensi atau perselisih paham terhadap awak media yang ingin Konfirmasi.

Dendi Ramadhona, Bupati Pesawaran akan menindak lanjuti atau mendalami persoalan tersebut, bila ada unsur-unsur meyalahi aturan pemerintahan didalam kepemimpinan sebagai kepala Desa. “Dan sayapun akan lakukan pemanggilan kepada Kepala desa Suka Jaya Kecamatan Waykhilau Elvijar untuk dipintai keterangan atas tindakan arogensi pada rekan media dan itu seharus nya tidak pantas di lakukan pada seorang pemimpin Desa yang di Ayomi Masyarakat,” kata Bupati Pesawaran, saat di mintai tanggapan, Senen (3/2/2020).

Tambah Dendi Ramadhona, Ya saya akan segera tindak lanjuti seperti pemberitaan-pemberitaan yang telah viral dengan ada nya Prilaku Seorang Kepala Desa yang Arogensi Ketika dikonfirmasi pada rekan media dalam Keterbukaan Publik dengan adanya anggaran Dana Desa dan sayapun akan mendatangi Kepala Desa Suka Jaya, Kecamatan Waykhilau secara kelembagaan untuk Klarifikasi. Karena sebagai pimpinan di desa harusnya memberikan contoh yang baik, jangan bersikap seperti itu apa lagi bersikap arogesi terhadap rekan media, karena rekan media adalah mitra kerja pemerintah untuk kontrol sosial dalam membangun Desa, untuk lebih maju.

“Jika ini memenuhi unsur juga meyalahi perundang-undangan selaku pemerintah Desa, saya akan memberikan sangsi sesuai aturan yang ada dan saya pun akan memerintahkan Insfektorat untuk mendalami Permasalahan ini, yang jelas ini pasti akan saya tindak lanjuti sesuai Peraturan Undang undang yang ada, pungkas Dendi dengan tegas. (Supiyawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here